© jkj,gwww.itda.ac.id 2024

Detail Skripsi

PENGARUH VARIASI ARUS TERHADAP KEKUATAN TARIK HASIL LAS GMAW BAJA SM 490A DAN BAJA SS 400
Penulis
ARYA CAHYONO
Pembimbing : Ir. Sutjianto S., M.T - Nur Ahmad Tri Wibowo S.T

ABSTRAK :
Variasi arus pengelasan pada proses pengelasan GMAW dengan menggunakan material dengan klasifikasi baja karbon rendah bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus dan cacat pada daerah las hasil pengelasan GMAW setelah dilakukan uji tarik, uji lengkung, dan uji radiografi. Variasi arus pengelasan ini juga bertujuan untuk mengetahui arus yang tepat sesuai dengan bahan yang digunakan yaitu Baja SM 490 A dengan Baja SS 400. Variasi arus pengelasan yang digunakan dalam penelitian ini menggunkan 3 variasi arus yaitu arus 120 A, arus 150 A, dan arus 200 A. Proses pengelasan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan proses pengelasan GMAW Bahan menggunakan Baja SM 490 A dan Baja SS 400 dan peralatan yang digunakan yaitu kawat las dengan klasifikasi AWS/ASMESFA A5. 18:ER70S-6 dan mesin las menggunakan jenis mesin las GMAW semi otomatis dengan merk OTC buatan Jepang. Proses pengelasan meggunkan arus 120 A, arus 150 A,dan arus 200 A. Tegangan saat pengelasan adalah 25 V dan kecepatan pengelasan 6 m/menit. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh arus 120 A, arus 150 A, dan arus 200 A terhadap baja SM 490 A dengan baja SS400 menggunakan metode pengujian yaitu uji tarik, uji lengkung, dan uji radiografi. Pengujian pengaruh variasi arus terhadap kekuatan hasil las GMAW difokuskan pada pengujian yaitu uji tarik. Setelah dilakukan pengujian yang meliputi uji tarik, uji lengkung, dan uji radiografi pada arus 120 A, arus 150 A,dan arus 200 A dengan maretial baja SM 490 A dan Baja SS400 di peroleh hasil antara lain untuk uji tarik yang mempunyai penilaian kekuatan tarik maksimum, kekuatan luluh, dan regangan/elongation memilih arus 120 A yang tepat untuk pengelasan baja SM 490 A dengan baja SS400 karena memiliki nilai kekuatan tarik maksimum 48,29 Kg/mm², kekuatan luluh 38,53 Kg/mm², dan pertambahan panjang 27,4 %. Sedangkan uji lengkung pada arus 120 A, arus 150 A, dan arus 200 A tidak terdapat cacat luar pada daerah las, berbeda pada uji radiografi terdapat cacat dalam di daerah las pada arus 150 Adan arus 200 A berupa keropos/porosity. Kata kunci : Baja SS400, Baja SM 490 A, arus 120 A, arus 150 A, arus 200 A, Baja karbon rendah, Kawat las, Uji tarik


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : ARYA CAHYONO
NIM : 04040024
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2024