© jkj,gwww.itda.ac.id 2024

Detail Skripsi

ANALISA FUEL QUANTITY INDICATION BLANK PADA PESAWAT BOEING 737-800NG
Penulis
I MADE WAHYU ARMADA PUTRA
Pembimbing : Sri Mulyani, S.T., M.Eng. - Fajar Khanif Rahmawati, S.T., M.M

ABSTRAK :
FUEL QUANTITY INDICATION BLANK PADA PESAWAT BOEING 737-800NG I Made Wahyu Armada Putra NIM: 17050124 ABSTRAK Dalam dunia penerbangan fuel diukur dalam satuan berat (Kg) atau (Lbs), dimana komponen fuel yang dibawa dalam tiap penerbangan adalah: taxi fuel + trip fuel + contingency fuel + alternate fuel + final reserve fuel/ holding fuel + extra fuel (jika diperlukan PIC). Pilot In Command (PIC) akan menghitung berapa fuel maksimal agar pesawat bisa take-off, MTOW (Maximum Take Off-Weight). Pilot juga harus menghitung berapa besar fuel burn atau bahan bakar yang digunakan selama perjalanan, ini berguna untuk menentukan berapa fuel minimum untuk landing, MLW (Maximum Landing Weight). Indikasi kuantitas bahan bakar yang akurat akan membantu pilot dalam mengoperasikan pesawatnya sesuai dengan flight plan. Fuel quantity indicating system (FQIS) berfungsi untuk mengukur kuantitas bahan bakar yang ada di setiap tangka. Fuel quantity indicating system terdiri dari beberapa probe capasitor dan beberapa densitometer yang terpasang didalam fuel tank. Fuel yang masuk melalui fuel cap akan mengisi setiap fuel tank pada pesawat. Ketika proses pengisian bahan bakar, terjadi perubahan level bahan bakar yang akan menyebabkan perubahan kapasitansi probe. Nilai kapasitansi setiap probe kemudian diolah bersamaan dengan density yang dihasilkan oleh densitometer di Fuel Quantity Prosesor Unit (FQPU). Setelah data kapasitansi dan density diolahmenjadi berat bahan bakar, kemudian FQPU menyalurkan data tersebut ke fuel quantity indicator, refuelling panel dan flight management computer. Penunjukan jumlah bahan bakar biasanya dalam satuan berat (Kg) atau Pound (Lbs). Penunjukan bahan bakar yang tidak sesuai sangat berbahaya dalam suatu penerbangan, Penunjukan ini berguna agar penerbang dapat mengoperasikan pesawatnya sesuai dengan jumlah bahan bakar yang ada. Pentingnya fuel quantity indicating system pada pesawat untuk mengetahui aktual dari fuel yang ada di tangki dan menghindari fuel quantity indication blank atau indikator penunjuk fuel pada display indicator yang tidak sesuai dengan keadaan aktual/sebenarnya . Kata Kunci: Fuel, Fuel Tank, FQIS, Maximum Take-Off Weight, Maximum Landing Weight, Flight Plan


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : I MADE WAHYU ARMADA PUTRA
NIM : 17050124
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2024