© jkj,gwww.itda.ac.id 2024

Detail Skripsi

ANALISIS PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEMPE MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING (MRP) DI UKM HOME INDUSTRI TEMPE SUNARTI
Penulis
DIMAS JATI WASESO
Pembimbing : Yasrin Zabidi, S.T., M.T. - Esa Rengganis S, S.T., M.T

ABSTRAK :
UKM Home Industri Tempe Sunarti merupakan salah satu UKM pembuatan tempe di wilayah Ngawi. Banyaknya permintaan pada UKM tersebut tidak menentu sehingga dapat membuat jumlah persediaan yang melebihi permintaan atau kurang dari permintaan. Saat persediaan kurang dari permintaan dapat menimbulkan penurunan jumlah produksi akibat tidak adanya bahan baku, sehingga dapat mengakibatkan terhentinya suatu proses produksi. Sedangkan saat persediaan melebihi permintaan dapat menimbulkan penurunan kualitas tempe akibat tersimpan dalam waktu lama, sehingga dapat mengakibatkan rusaknya tempe. Metode yang digunakan oleh UKM tersebut saat ini sebatas perhitungan konvensional dengan data historis tanpa melakukan suatu perencanaan bahan baku yang baik, menghindari masalah tersebut dengan permintaan berubah-ubah dalam setiap periodenya, sehingga diperlukan kebijakan dengan melakukan perencanaan dan pengendaliaan persediaan produksi. Salah satu konsep pengendalian persediaan, khusunya persediaan bahan baku adalah dengan sistem MRP. MRP (Material Requirement Planning) merupakan salah satu konsep perencanaan kebutuhan barang yang tepat untuk diterapkan dalam proses produksi sehingga perencaan kebutuhan barang dapat sesuai dengan permintaan (Herjanto, 2008). Perhitungan persediaan bahan baku atau inventory menggunakan aplikasi WinQSB. Persediaan kedelai berdasarkan hasil perhitungan MRP dengan teknik lot sizing yaitu LFL menghasilkan total biaya Rp. 127.547.965. Persediaan ragi dengan teknik lot sizing yaitu LFL menghasilkan total biaya Rp. 2.915.000. Persediaan plastik dengan teknik lot sizing yaitu POQ menghasilkan total biaya Rp. 1.421.941. Sehingga produksi tempe produksi tempe selama 4 bulan sebanyak 90120 buah sehingga diperoleh: Sesuai gross requirement (kebutuhan kotor) bahan baku kedelai selama 4 bulan yang akan datang sebanyak 9.012 kg, Sesuai gross requirement (kebutuhan kotor) bahan baku ragi selama 4 bulan yang akan datang sebanyak 182,24 kg. Sesuai gross requirement (kebutuhan kotor) bahan baku plastik selama 4 bulan yang akan datang sebanyak 90120 buah. Kata Kunci: Material Requirement Planning, Persediaan Bahan Baku, Tempe


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : DIMAS JATI WASESO
NIM : 17020031
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2024