© jkj,gwww.itda.ac.id 2024

Detail Skripsi

ANALISIS INTERAKSI FLUIDA DAN STRUKTUR PADA UAV STTA MALE GENERASI 1 DENGAN METODE FLUID STRUCTURE INTERACTION SATU ARAH
Penulis
KHAIRUL RIZAL HAYAT
Pembimbing : Buyung Junaidin, S.T., M.T. - Ir. Djarot Wahyu Santoso, M.T

ABSTRAK :
Ada beberapa jenis UAV yang telah dikembangkan salah satunya yaitu UAV STTA MALE GENERASI 1 oleh para civitas akademika kampus Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto dengan misinya yaitu surveillance. Dalam pembuatanya, dimulai dengan proses pembuatan gambar model dengan CATIA, proses analisis pesawatnya (Aerodinamika, Struktur, Prestasi Terbang, Kestabilan, dan Kendali Terbang), lalu proses Manufaktur meliputi pemilihan material sampai proses pembuatannya. Untuk fenomena FSI sendiri terdapat solusi untuk penyelesaiannya yang dapat dibagi menjadi metode monolitik (Fully coupled, Simultaneous) dan metode partisi (Stragged, iteraive) (Paik, K.J.,2010). Metode monolitik yaitu menggabungkan persamaan fluida dan struktural dan diselesaikan bersamaan. Metode partisi menyelesaikan setiap bidang secara terpisah dan variabel dari solusinya dilanjutkan secara iteratif dari bidang satu ke bidang lainnya sampai hasilnya konvergen. Metode partisi dibagi menjadi dua metode yaitu One-Way Coupled dan Two-Way Coupled. Untuk analisis struktur sendiri dapat dilakukan iterasi dengan metode FSI. One-Way Coupled merupakan salah satu metode FSI yang cocok digunakan fluida diselesaikan hanya untuk gaya tekanan, dan gaya tekanan kemudian diterapkan pada struktur untuk mendapatkan stres. Perubahan laju aliran di asumsikan menjadi tidak ada atau diabaikan selama terjadi deformasi pada struktur ketika analisis fluida. Begitu juga diasumsikan bahwa tidak ada perpindahan/deformasi yang dihasilkan selama analisis fluida. Dari hasil perhitungan dan pembahasan, penulis mendapatkan beberapa kesimpulan yang dapat ditarik dari simulasi yang dilakukan pada sayap UAV STTA MALE Generasi 1 yaitu Distribusi tegangan tertinggi yang terjadi pada sayap UAV STTA MALE Generasi 1 sebesar 21,355 MPa saat kondisi diberikan pembebanan dengan load factor 3 berdasarkan persyaratan tingkat keamanan struktur, dilakukan pada kecepatan 41 m/s. Terjadi deformasi maksimal pada sayap UAV STTA MALE Generasi 1 sepanjang pada sayap yaitu sepanjang 3.522 mm setelah dilakukannya simulasi pada kondisi pembebanan 3 kali beban pesawat. Dari simulasi itu dapat disimpulkan struktur masih aman dengan Margin of safety (MS) 39,6375 ≥ 0


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : KHAIRUL RIZAL HAYAT
NIM : 16050101
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2024