© jkj,gwww.itda.ac.id 2024

Detail Skripsi

STUDI KASUS PERMASALAHAN BAGASI PT. CITILINK INDONESIA PADA RUTE CGK-YIA DENGAN METODE FISHBONE
Penulis
DIMAS WIBISANA RAMADHAN
Pembimbing : Sri Mulyani, S.T., M.Eng. - Elisabeth Anna Prattiwi, S.T, M.Sc

ABSTRAK :
Angkutan udara dalam masyarakat masa kini sangat berperan. Peran tersebut diwujudkan oleh maskapai penerbangan Citilink yang memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dalam masalah bagasi. Pelayanan tersebut dapat diwujudkan dalam peranan unit lost and found dalam penanganan bagasi yang bermasalah pada maskapai Citilink Indonesia di Bandara Halim Perdanakusuma. Memiliki rumusan masalah bagaimana petugas unit lost and found dalam menangani bagasi yang bermasalah sesuai prosedur yang ditetapkan oleh maskapai Citilink. Fishbone diagram akan mengidentifikasi berbagai sebab potensial dari satu efek atau masalah, dan menganalisis masalah tersebut melalui sesi brainstorming. Masalah akan dipecah menjadi sejumlah kategori yang berkaitan, mencakup manusia, material, mesin, prosedur, kebijakan, dan sebagainya. Setiap kategori mempunyai sebab-sebab yang perlu diuraikan melalui sesi brainstorming. Faktor penyebab kesalahan penanganan bagasi penumpang biasanya dimulai dari stasiun keberangkatan atau stasiun transit. Hasil analisis memunculkan 2 masalah yang dibahas di sini: AHL dan DPR. Dimana DPR adalah masalah yang paling banyak di temui setiap bulannya. Kajian tentang ketiga masalah tersebut sangat berguna untuk memahami penyebab terjadinya masalah tersebut, sehingga didapat solusi untuk mengurangi masalah itu terjadi setelah menemukan akar penyebabnya, dilain sisi juga membuat penumpang mengetahui bahwa masalah bagasi bukan seluruhnya salah dari pihak Citilink. . Kata kunci: Citilink, Masalah Bagasi, Penumpang, Bandara, Fishbone


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : DIMAS WIBISANA RAMADHAN
NIM : 17050031
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2024