© jkj,gwww.itda.ac.id 2024

Detail Skripsi

PENGARUH VARIASI MASSA BRIKET BATUBARA, KAYU AKASIA DAN SABUT KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK PEMBAKARAN BRIKET
Penulis
WENDY PRADANA
Pembimbing : Teguh Wibowo, ST., MT - B. Mardwianta, ST., MT

ABSTRAK :
Briket batubara merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari batubara, bahan bakar padat ini merupakan bahan bakar alternatif mengganti minyak tanah yang paling murah dan dimungkinkan untuk dikembangkan secara masal dalam waktu yang relatif singkat mengingat teknologi dan peralatan yang digunakan relatif sederhana. Akasia termasuk kedalam kelompok pohon yang hijau sepanjang tahun (evergreen). Tinggi pohon dapat mencapai 30 meter dengan tinggi bebas cabang mencapai setengah dari tinggi total. Kelapa (Cocos nucifera) adalah satu jenis tumbuhan dari suku aren-arenan atau Arecaceae dan adalah anggota tunggal dalam marga Cocos. Dalam penelitian ini, yang akan diteliti adalah laju aliran pembakaran dan penurunan massa briket batubara 100%, briket kayu akasia 100%, briket sabut kelapa 100%, Briket campuran W1 50% BB + 50% AK SK, W2 25% BB + 75% AK SK, W3 75% BB + 25% AK SK dengan massa 10 gram semua, perekat tetes tebu, temperatur preheat 40°C, serta temperatur udara 28°C-50°C. Hasil dari penelitian briket kayu akasia 100% mempunyai titik tertinggi pada laju aliran pembakaran dengan 0,0244 g/detik dan titik yang terendah adalah briket batubara 100% dengan 0,0083 g/detik. Untuk penurunan briket kayu akasia 100% memerlukan waktu yang singkat yaitu 30 menit pada saat pembakaran sedangkan briket batubara 100% memerlukan waktu yang agak lama dengan 45 menit. Kata Kunci : Biobriket, kayu akasia, sabut kelapa, laju pembakaran


Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
Penulis : WENDY PRADANA
NIM : 09040038
Foto :
File : [ Baca file skripsi ]
   

E-LibSTTA

Sistem Informasi Perpustakaan STTA Yogyakarta

© E-LibSTTA 2024